wabah WARNET dan GAME ON-LINE
Hmmm miris banged rasanya dengan fenomena WARNET dan GAME ON-LINE yang saat ini sedang mewabah dimana-mana. Setelah era Rental PS berlalu kedua wabah itu yang kini mulai menjangkit bahkan sampai ke perkampungan dan pelosok.
Hampir setiap tempat yang aku kunjungi pasti aku menemukan yang namanya WARNET dan GAME-ONLINE. Dan setiap kali aku lewat pasti yang banyak kulihat adalah sosok anak anak sekolah dan kumpulan terbanyak adalah anak-anak usia sekolah yang berseragam putih bitu atau SMP setelah itu putih merah atau SD dan untuk Putih-abu atau SMA tidak terlalu banyak karena mungkin mereka dirumahnya pun sudah bisa online karena fasilitas dari orang tua masing-masing. Dan tak jarang diwaktu jam jam sekolah mereka sudah bergerombol.
Tidak jarang pula aku melihat anak anak itu sambil merokok atau bahkan taruhan dalam bermain game sambil diselingi bahasa bahasa yang banyak berisi binatang. Belon lagi untuk anak SD merek patungan bersama teman teman untuk masuk warnet untuk sekedar online dan buka buka Facebook. Semoga saja mereka sedang mencari bahan buat tugas sekolahnya bukan melihat situs situs dewasa atau bahkan sedang kecanduan game.
Aku, sebagai seorang ibu dari dua putra miris banged, deg degan dan khawatir dengan anak anakku kelak. Sementara aku dan suami bekerja, bagaimana dengan mereka berdua.
Siapa yang disalahkan..? Teknologi? Orang tuanya? Atau para pengusaha Warnet dan Game-Online.. yaaa mereka pasti akan menjawab “Kami usaha, buat kami yang penting uang” nah loh… mereka tidak melarang anak anak menyewa PC nya, mereka tidak menanyakan apakah mereka tidak sekolah, bahkan aku pernah lihat di TV ada warnet warnet yang membiarkan bahkan memfasilitasi untuk berbuat mesum…”ya dalah… gustii…”
“Ya Allah lindungi anak-anakku ya Allah……. Karena pengawasan hamba terbatas.. “







0 komentar:
Posting Komentar